Rumah – Home – Casa

Abis dengerin randomly mas Buble nyanyi, tau-tau kepikiran nulis tentang rumah. Aaaah mas Buble bikin pengen cepetan pulang. huuukz huuukzzz

Jadi apakah arti rumah? Kalo menurut aku, rumah adalah tempat untuk pulang ke pelukan orang tersayang.. Buka masalah fisik rumahnya tapi fisik dimana orang tersayang berada. Kenapa bisa mengasumsikan arti seperti itu, karena itu adalah pengalamanku sampe sekarang. Begini ceritanya. 🙂

Dari kecil, pekerjaan orang tua yang mengharuskan mereka berpindah-pindah setiap 3-5 tahun sekali. Karena itu kami dulu nggak punya rumah tetap. Karena setiap pindah, selalu sudah disediakan rumah oleh kantor Papa. Sampai akhirnya ketika adek-adek sudah semakin besar dan menentukan untuk kuliah di Jogja, maka sejak itu ditetapkan, ayo bikin rumah di Jogja.

Sebelumnya, aku sudah ngekos dari kelas 3 SMP. Karena waktu itu Papa harus pindah ke Palu dan aku nggak mau ikut, Jadilah resmi pertama kali ngekos waktu itu. Sejak itu, aku sudah mulai kenal yang namanya istilah MUDIK. Tiap libur lebaran atau libur sekolah, aku pasti pulang ke rumah dimana orang tua ku tinggal pada saat itu. Dari SMP kelas 3 sampe SMA kelas 2, aku mudiknya ke Palu. Yaa karena disanalah oranng tua dan adek-adekku tinggal pada saat itu.

Pada saat kuliah S1 kemaren di Salatiga, pas kebetulan Papa pindah ke Madiun, jadi yaa tiap weekend mudiknya ya ke Madiun. Sampe akhirnya, Papa pindah ke Semarang. Mudiknya kemana?? Antara Jogja dan Semarang. Dimana Papah sama Mamah ada pas weekend, disanalah aku pulang. Karena waktu itu rumah Jogja sudah jadi. Jadi Papa sama Mama dan adek2 bisa aja weekend di Semarang atau di Jogja. Oleh karena itu tempat mudikku yang tergantung dimana mereka berada.

Setelah Papa pensiun maka tempat mudik sudah pasti ya di Jogja. Akhirnya punya rumah menetap. Sekarang kalo ditanya mudik kemana? Bisa jawab dengan pasti ke Jogja 🙂

Tapi setelah nikah, pulangnya bisa berati dua tempat juga. Pulang ke pelukan suami atau pulang ke pelukan uyel-uyel Papah sama Mamah. Itulah mengapa yang namanya pulang ke rumah untuk mudik adalah pulang ke fisik pelukan orang tersayang bukan semata ke fisik rumah. Begitulah ceritanyaaaa.

Kalian kalo mudik kemana?

Advertisements

Horraay dapet Liebster Awards

Jadi ceritanya bangun tidur buka hp, kemudian buka app WP. Eeeh ada postingan Liebster award dari Mbak Yo . Kemudian scrolling2 ke bawah lhooo ada namaku, bener nggak tuh? Setelah di click lhooo beneran nih namaku. Tak ada angin tak ada hujan tau-tau dapet award. Aaaah senangnya..

Liebster Award pict

Penasaran apa siih Liebster award itu, langusung google kesana kemari. Waah idenya menarik sekali. Maklum sini masih Newbie masalah dunia blog. Pertama-tama perkenankanlah saya berterima kasih buat Mbak Yo (http://chezlorraine.wordpress.com/2014/05/17/dapet-liebster-award/) yang sudah kasih award inih, aku jadi terharu. Ihiiiiikz. Dan saya juga mau minta maaf gak bisa nge link back ke Mbak Yo, jadi aku kasih aja linknya langsung. Maapkeuuuuun semua, akuh masih gaptek masalah beginian. Jadikan aku murid kalian para senior blogger *nyembah2 ala film kugfu jaman dulu kala* :p

Baiklah mari kita mulai main Liebster award ini. Setelah kasi reward ke yang kasi award, step selanjutnya adalah membeberkan 11 random facts tentang diri sendiri. Naah ini mari kita semedi dulu di gunung depan rumah yaah (tapi bo’oong :p):

  1. Aku adalah anak pertama dari 3 bersaudara dari pasangan yang berasal dari (Jawa) Timur – (Jawa) Tengah.
  2. Lahir di Balikpapan, besar di beberapa kota di Timur Indonesia seperti, Ambon dan Makassar dan kemudian mendaratkan badan di pulau Jawa setelah SMA.
  3. Aku tidak bisa nyetir mobil. Malu niih sebenernya ngasi fact ini. Seriusan aku nggak bisa nyetir mobil, cm bisa mengendarai motor saja. Nggak pernah belajar dan tidak tertarik belajar, apalagi setelah pindah ke Genova yang jalanannya kecil terus naik turun bukit pula. Belom lagi pengemudi disini udah kayak sopir Kopaja tapi lebih santun walau dikit. Udahlah kupercayakan hidupku pada bis dan motor saja.
  4. Baru belajar yang namanya masak setelah nikah dan pindah kesini. Dari dulu di rumah udah lah yang paling nggak bisa masak itu aku. Sebelum nikah kemaren, wejangan Papah tuh cuman “Nduk, mbok sesuk koe ki sinau masak. Mosok yo bojomu sing di kon masak” Jadilah setelah punya dapur sendiri mulai mencari-cari resep dan berguru ke Mamah lewat Whatsapp ttg berbagai menu masakan :p
  5. Nggak pernah punya rambut panjang . Paling panjang rambut yang aku punya tuh pas kuliah, panjangnya 5 cm sebawah pundak. Itu cm bertahan 2-3 bulan kemudian pendek lagi sebawah kuping.
  6. Tinggal di negara yang memproduksi banyak olive dan keju tidak membuatku tertarik untuk makan olive dan keju. Nyoba sekali dan tetep nggak doyan buah Olive. Kalo olive oil sih masih dipake buat masak dan bikin salad. Kalo keju yang bisa masuk mulut tuh cuma cheddar (yg notabene nggak ada disini), emental, mozzarela, dan parmesan. Sisanya nggak bisa masuk mulut. Nggak kuat sama baunya.
  7. Cap di paspor aku cuma ada dua negara, Arab Saudi 4 tahun lalu dan Italia tahun lalu. Udah itu aja.
  8. Lebih milih disuruh nyapu-ngepel daripada disuruh nyetrika.
  9. Kalo makan itu lelet banget. Dari dulu selalu dimarahin karena makannya lama banget. Sekarang walaupun dapet suami yg kalo makan super duper cepat, tetep aja aku makannya lelet. Nggak ngaruh.
  10. Masih memendam keinginan untuk selalu balik ke Ambon dan Makassar tempat aku dibesarkan. Kangen sama makanannya dan pantai-pantainya.
  11. Carlo is the answer of my pray selama di Raudah, di depan Ka’bah dan di depan Multazam. Berdoa tidak putus untuk Jodoh. Eh beneran terjawab doanya. Persis dengan kriteria yang diminta. Dan setahun kemudian doanya dijawab. Ketemu Carlo di salah web pertemanan di Internet. Berlanjut surat-suratan, bbman, skype-an, ketemuan di Jakarta dan menikah 1,5 tahun kemudian 🙂 Cerita lengkapnya akan dipost kapan-kapan.

 

Ok sudah nih membeberkan fact tentang diri sendiri, mari kita lanjutkan aturan mainnya dengan menjawab 11 pertanyaan dari Mbak Yo.

1. Kapan mulai ngeblog?

Mulai ngeblog itu awal tahun 2013. Dimulai dari punya Tumblr. Kemudian Maret 2014 memutuskan untuk ngeblog di WordPress.

2. Kenapa suka ngeblog?

Kenapa?  karena pengen berbagi cerita tentang apa aja yang ada di kepala. Jadi biar punya diary. Ada bahan pengingat untuk hal-hal penting. Maklum sini kan pelupa berat. Alasan lainnya karena terinspirasi untuk berbagi cerita. Jadi setelah lebih dari setaun blogwalking ke blog berbagai macam orang, akhirnya memutuskan baiklah, aku juga harus menuliskan cerita untuk bisa mengenang apa yang pernah ada di aku dan di sekitar aku.

3. Paling suka ngeblog tentang apa?

Berhubung aku masih newbie disini, jadi aku suka ngeblog tentang apa saja. Pengennya sih lebih sering ngeblog kalo pas abis nyoba resep-resep masakan baru hehehe. Semoga jadi lebih sering yaaa.. Amiiiiin

4. Apa topik favorit yang selalu dibaca diblog orang?

Naah ini susah ini.. Ada beberapa yang jadi favorit. Paling suka kalo baca blog pas topic tentang jalan-jalan dan post makanan. Makanan lagi makanan lagi. yaa maklum doyan makan dan baru doyan jadi ya gini ini hehehe

5. Apa yang kegiatan favorit di waktu luang?

Biasanya kalo nggak blogwalking, masak atau bikin aksesoris (anting, gelang, kalung). Yang terakhir itu moga2 bisa dijadikan ajang cari duit. Amiiiiin sedang berusaha nih ngembangin itu. Kalo ada yang mau boleh kontak saya atau di blog sebelah mamatariaccessories.wordpress.com (maap sekalian promo)

6. Waktu masih kecil cita-citanya apa?

Waktu masih kecil cita-citanya banyak. Tapi yang paling diinget sih pas SMP pengen jadi Antropologist atau Sejarawan. Tapi nggak jadi karena kemampuan mengingat yang semakin menurun.

7. Apa yang loe buat untuk menyenangkan orang tua?

Hmmm so far, yang baru terselesaikan adalah menyelesaikan master dan menikah. I could see on my graduation day and my wedding day, how happy they were at that time. 2 tugas sudah terlaksana untuk bikin mereka happy. Selanjutnya adalah pengen lagi haji bareng sekeluarga. I know they want it so bad to do it again soon. Amiiiiiiin semoga terlaksana secepatnya.

8. Apakah makna pertemanan itu? Jelaskan dalam maksimal 5 kalimat.

Berbagi suka dan duka. Saling mengingatkan ketika ada yang salah. SAling mendukung satu sama lain. Bisa ketawa hahahihi walaupun sudah lama nggak ketemu.

9. Sebutkan 3 hal yang loe ngga suka dalam hidup.

Pertanyaan susah niih. Satu, ketika yang dimau tidak bisa terpenuhi karena terbentur satu dan lain hal. Dua, Nggak suka kalo pas lagi sakit, karena jadi susah mau ngapa-ngapain. Tiga, nggak suka melihat sesuatu yang tidak pada tempatnya, ini berlaku untuk berbagai macam hal.

10. Sebutkan 3 hal yang loe paling suka dalam hidup.

Satu, punya Tuhan dan iman yang selalu bisa diandalkan dalam segala hal. Dua, Ketika ngelihat orang tua dan orang-orang disekitarku juga bahagia. Tiga, punya suami yang hobi jalan-jalan, makan-makan, dan naik motor, persis sama apa yang aku suka.

11. Seandainya loe hidup hanya 3 bulan kedepan dan boleh melakukan 3 hal, apa pilihan loe?

Satu, pengen keliling dunia selama sebulan sama suami, jalan-jalan, makan-makan, menikmati pemandangan. Dan yang terakhir let me stay in Mekah for the rest of  my life and let me die there. Pengen stay di Masjidil Haram setiap hari, doa, sholat, ngaji, dan berserah diri disana. Wes kui thok. 🙂

 

Lanjuuuuuut. Say thanks ke yang kasi award UDAH. Share 11 random facts tentang diri sendiri juga UDAH. Jawab Pertanyaan dari si pemberi UDAH juga. Selanjutnya adalah milih 11 blogger lainny dan ajukan 11 pertanyaan.

Milih 11 blogger lainnya, naah ini masalah ini. AKu ra iso ngelink nama niih. Carane pie jal? Jadi aku sebut nama web wordpress aja yaaaa. Menurut aturan yang aku baca harus milih minimal 5 dan maximal 11 blogger lainnya yang followersnya masih sedikit. Jadi ayo kita sebutkan satu-satu:

  1. Mbak Cha http://chainhatenlove.com/
  2. Nisa http://nisadanchicco.wordpress.com/
  3. Mbak Fanny http://sofanny.com/
  4. Caca http://coklatcaca.wordpress.com/
  5. Teh Dewi http://nengwie.wordpress.com/
  6. Rosa http://amaliarosadotcom.wordpress.com/

Hmmm lainnya sudah dapet awards deh kayaknya. So, semoga mereka baca dan meneruskan semangat ngeblog. Yeaaaaay

Okay persiapkan 11 pertanyaan selanjutnya

  1. Kapan mulai ngeblog?
  2. Apa alasan mulai ngeblog?
  3. Pilih salah satu tempat di dunia yang belum pernah dikunjungi dan pengen banget dikunjungi! Kenapa?
  4. Apa saja 3 buku favorit kalian sepanjang masa! Kenapa?
  5. Apa 3 hal yang paling kalian syukuri dalam hidup?
  6. Apa makanan yang selalu paling dikangenin dan selalu bikin happy?
  7. Apa pengalaman paling memalukan waktu kalian SMP?
  8. Siapa pengarang buku favorit kalian?
  9. Lebih suka pantai atau gunung?
  10. Apa pelajaran favorit selama sekolah dulu?
  11. Jika punya waktu 2 minggu dan uang 100jt, kemudian disuruh milih untuk liburan, tempat mana yang kalian pilih?

Okay, PR sudah selesai dikerjakan. Akhirnya selesai juga. Ditunggu PR berikutnya (mental anak sekolah  yang rajin pada jamannya hahaha)

MAri kita lanjutkan aturan main Liebster award ini. Ini dia listnya dibawah.

  1. Post award ke blognya
  2. Say thanks buat yang memberi award dan link back ke blog dia
  3. Share 11 hal tentang dirinya
  4. Jawab 11 pertanyaan yang diajukan si si pemberi award
  5. Pilih 11 blogger lainnya dan ajukan 11 pertanyaan

Tolong dilanjutkan yaa teman-teman. Semangaaat ngeblognya..

Gombal-gombalan

Part 1.
Me: Sayang,  let’s gombal-gombalan.
Him: Okay
Me: Why you’re so handsome sayang?
Him: Maybe because you’re tired and it makes your eyes blurred.
Me: bzzzzzz (Karepmuuuuuu weeeesss)

Part 2
Ceritanya nih istrinya lagi kelaparan di rumah. Eeh tau-tau suami pulang bawa foccacia 2. Yeaaaaaay
Me: uuuuuuh i have a very nice husband!!!  *wink-wink*
Him: and i have a very gombal wife.
Me: -_____-

Gombalan ku gak ada yang mempan.

Mengintip Torino

DSC_1137[1]

 

(Landmarknya Torino, The Mole Antonellian

Jadi ceritanya hari Sabtu kemarin, sepasang suami istri yang haus akan liburan berangkat ke Torino untuk memenuhi rasa penasaran. Ssetelah bermalas-malasan dan bikin pancake pisang, pasukan suami istri ini siap dengan alat perangnya untuk menuju Torino mengendarai motor. Jam 11 berangkat dari Genova menuju Torino lewat jalan toll, menghadapi kencangnya angin di jalan tol.

Setelah sekitar 2 jam mengarungi kencangnya angin di jalan tol, sampai juga akhirnya di Torino. Langsung menuju tempat makan siang yang sudah direncanakan di pusat kota. KAmi berdua makan di kedai kecil bernama Monegat0 (https://www.facebook.com/ristorantitorino.ristorante.a.torino) Tempatnya kecil, tapi nyaman sekali. Baru kaliini aku liat ada resto yang nyediain colokan hp untuk charging di masing-masing meja. Kan biasanya disini nggak ada, nggak kayak di Indonesia mau cari colokan mah gampang hehehehe Kemarin aku makan Lasagna ai funghi. Seriusan enaaaak banget. Carlo makan Orecchiette con Tuna fresco, piselli e feta. Itu juga enak. Yang ngelayanin juga ramah banget. Tempatnya warna warni, di foto FBnya nggak terlalu keliatan. Kemaren juga nggak foto-foto karena keburu kelaparan jadi hajar aja. Hahahaha

Setelah kenyang makan siang, lanjut ke tujuan utama ke Torino, yaitu ke National Museum of Cinema. Tempatnya di dalam gedung The Mole Antonellian itu. Tempatnya keren deh. Selain museum juga bisa liat panorama dari atas ujung tower di gambar di atas. KAmi nggak naik ke atas. Antrinya panjang dan kami sudah capek keliling museum. Lain kali kalau kami berkunjung lagi ke Torino kami sudah janji mau naik ke Panorama view tower itu. (Padahal istrinya udah lemes liat tingginya lift) Kenapa banyak yang kesana karena tower itu (kalau tidak salah, masih) menjadi tower tertinggi dengan brick.

The Mole Antonelliana

 

Tuh ada keteranganya disitu.

Ayo kita mulai masuk ke dalam museumnya. Museumnya ini seru banget. Jadi nyeritain tentang tahap-tahap pembuatan film dari pertama kali sampai yang modern. Teknologi-teknologi jaman dulu untuk bikin film. Nah ada wayang juga disana sebagai salah satu tahap awal menceritakan sesuatu dalam media layar.

DSC_1099[1]

Ada tulisannya dari Jawa 🙂 Sebagai orang Indonesia dan orang Jawa terbersit laah rasa bangga. ihiiiiiiiy

DSC_1102[1]

(Gambar proyektor jaman dahulu kala yang gedenya kayak raksasa)

Selanjutnya adalah foto-foto isi dari museum, selamat menikmati 🙂

DSC_1103[1]

(contoh kursi-kursi di bioskop)

DSC_1107[1]

Ini salah satu adegan di film Casablanca. Ceweknya cantik banget. Itu ada set tempat riasan untuk para artisnya 🙂 keliatannya kecil ya di foto? Padahal aslinya semua itu ukurannya raksasa hahahha

DSC_1109[1]

(Contoh script film, ini juga ukurannya jumbo. Setembok gambarnya ini niiih)

DSC_1111[1]

(Ini intermezo, ada mas-mas suami minta di foto :p)

DSC_1114[1]

Ada yang mengenali wajah-wajah mereka?

DSC_1116[1]

ini salah satu adegan di film Kingkong jaman dahulu kala. Ini ceritanya pas Kingkongnya udah kecapekan dikejar-kejar. Kasian deh Kingkongnya 😦

DSC_1117[1]

Salah satu poster dari sekian ratus poster film yang terpampang di museum ini

DSC_1119[1]

Ini ada layar kecil yang kalo diliat-liat kayaknya settingan film Superman versi jadulnya. Tapi orang yang di foto itu bukan Superman, dia cuma nampang pake kaos berlambang S kayak Superman. :p Aslinya adalah, orangnya tinggal berdiri aja, kemudian di belakangnya ada layar yang bergerak terus menerus, jadi hasilnya di proyektor kecil itu seperti orang terbang.

DSC_1120[1]

Tuh kan dia cuma berdiri aja, tapi layar belakangnya yang terus bergerak dan seolah-olah memebri efek si orangnya lagi terbang. Nggak terlalu jelas sih emang gambarnya, maklum bukan video dan cuma bermodalkan kamera hp saja 🙂

DSC_1121[1]

Ada yang tau ini lambang apa hayoooo? Aku ingetnya ini gambar singa nguap kalo pas film Tom and Jerry selesai :p

DSC_1122[1]

Ini sih fotonya mbak Marylin Monroe lagi pose seksi. Disitu dalam box itu juga ada bustiernya dia, sepatu dan beberapa aksesorisnya 🙂

DSC_1123[1]

Set baju untuk shooting.

DSC_1125[1]

Script salah satu filmnya Audrey Hepburn. Dan itu juga tulisan tangan dia 🙂

Audrey Hepburn dan Grace Kelly. Tsaekupnyaaaa ampooooon…

DSC_1127[1] DSC_1128[1]

 

Wajah-wajah klasik yang cantiknya huwaaaaaaaw. Ada salah satu part yang isinya foto-foto pemain film wanita dari jaman dulu sampe yang paling baru. Nggak semuanya aku foto tapi paling suka sama dua ini. Ada Sophia Lauren sampe Jennifer Lawrence.

DSC_1129[1]

Di sepanjang tembok yang mengelilingi tembok di fot itu terjejerlah foto-foto pemain film wanita. Mostly yang terima Academy awards aku lupa mulai tahun berapa. Paling update tentu saja 2014 kemaren. Siapa hayoo yang menang 2014 kemaren?

DSC_1131[1]

Disana ada beberapa contoh setting film. Kayak misalnya set film Star Wars. Terus ada juga set laboratorium, set ruang keluarga, cafe, set ruang tidur, dll.

DSC_1133[1]

Yang kecil menjulang ke atas itu line buat lift yang mau naik untuk liat view panorama. Dan itu tinggi bianget pemirsa. Aku yang lagi dibawah aja lemes liatnya. (emang dasarnya takut tinggi sih :p)

Jadi begitulah secuil cerita dari Torino. Ada beberapa yang juga sdah masuk Instagram.

Aku suka kotanya. Terkesan sekali kota Art. Tipikal kota tua dengan segala kemewahan arsitekturnya. Kereen. Torino juga dilewati Sungai Po sebagai sungai terpanjang di Italia. Setelah ngeliat Genova yang tipikal kotanya naik turun bukit, liat Torino flat gini kotanya, kebayang enak niiih main sepeda atau lari di taman di sepanjang sungai. Cantik-cantik pula tamannya disini.

Bagi yang berkesempatan main-main ke Italia, mapirlah ke Torino. Nggak nyesel kok. 🙂

Setelah berputar-putar museum, saatnya pulang ke rumah di Genova, naik motor lagi tentunya. Alhasil masuk angin dan kecapekan. Sampe rumah jam 11 malam. Pas lah 12 jam keluar rumah. Setelah sampe, masuk rumah, disambut Erwin yang meong-meong kelaperan. 🙂

 

 

“Makanannya enak-enak ya disana”

Udah sering banget dapet pernyataan kayak gini

“Makanannya enak-enak ya disana”

Hmmmmm beginih yaaa iboook ibooook sekaliaaan.. Akan saya luruskan pernyataan di atas dengan kenyataan yang ada. Ini siih menurut pengalaman aku aja sih yaa yang masih secuil tinggal di negeri orang.

Makanan enak itu yang seperti apa sih emangnya? Makan pizza, pasta, steak, dll?

Makanan enak yaa juga tergantung selera pribadi masing-masing sih. Pilihan makanannya sih memang beragam. Karena tiap daerah juga punya makanan khasnya masing-masing, samalah kayak di Indonesia. Kalau  misalnya dari daerah Genova sini yaa yang paling terkenal itu Pesto dan Foccacia.

Kebanyakan orang sini pada makan pasta, roti, atau nasi alias risotto. Dan masalah enak atau tidak yaa itu juga selera pribadi masing-masing. Kalo emang seleranya internasyenel yeeee enak-enak aja semua makanan bisa masuk. Ada beberapa kenalan orang Indonesia disini yang mereka ngaku, mereka nggak bisa makan pasta. Kudu makan nasi pokoknya apapun yang terjadi. Ada yang cuma makan pasta kalo pas Natal sama Paskah doang soalnya kudu makan-makan sama keluarga besar. Ada yang berbagi adil dengan keluarganya kalo salah satu dari makan siang atau makan malam haruslah ada menu nasi. Naaah lhoo repot kan. Yaaah namanya juga selera dan kebiasaan sih. 

Ada juga yang mengecoh. Dari bentuk dan aroma beuuuuh sedap bener, begitu dirasain yaah biasa aja. Sering itu mah kejadian sama aku. Bwehehehe Laper mata liat kue atau cake begitu dirasain, bwaaaaaah tak enak pemirsaaah. Jadi makanan enak yaa tergantung juga. Kalo aku sendiri sih makan pasta Ok, makan risotto juga ok, makan nasi sama kerupuk juga ok. Yang nggak ok sampe sekarang tuh makan Panini alias sandwich doang pas lunch. Nah ini yang belum bisa. Mendingan suruh makan salad deh ketimbang suruh makan Panini. 

Masalah makanan juga masalah besar nih. Walaupun dibilang enak-enak yaa makanananya. TApi pasti kan sekali-kali juga pengen makan makanan sederhana nan nikmat tiada tara. Misalnya Nasi, Sop dan tempe goreng. Atau nasi sama oseng-oseng tempe dan kerupuk. Masalahnya seenak-enaknya tinggal di luar negeri kalo lagi kangen makanan begituan juga kadang repot. bahannya nggak semua komplit. Jadi yaa kudu pinter-pinter menyiasati. Tidak semua Chinese Store disini komplit jualannya. Palingan yaa produk Cina yang begitulah, rasa aja sampe KW. Tapi yaa mo gimana lagi, ketimbang ngiler nggak karuan. 

Masalah lain dalam hal makanan buat aku sih, karena aku nggak makan Babi dan minuman alkohol sama sekali, ini jadi perjuangan banget ini. Mesti hati-hati banget kalo beli produk makanan. Diliatin bahan-bahannya sampe teliti. Kalau misalkan ke restoran, ngiler pengen makan spaghetti pake saos daging tetep aja nanya dulu ada babinya nggak. Kadang capek dan frustasi sendiri siih. Mau makan aja kok susah bener. Tapi yaa gimana emang gitu keadaannya. Yang buntut-buntutnya ya masak sendiri di rumah biar aman. Tapi kan aku capek masak mulu. Maunya kan tinggal order terus jadi deh makanannya. Kalo males masak tinggal delivery. Atau jalan bentar ke warteg atau jalan agak jauhan dikit nemu deh warung padang. Apa daya disini tiap pojokan jalan yang ada bukan warteg tapi bar dan pizzeria. 

Jadi walaupun makan pasta, pizza mulu tetep aja ada keinginan makan nasi pake tempe goreng dan sambel serta kerupuk. Terus terang semenjak tinggal disini, makan nasi, sop, dan tempe menjadi makanan mewah. Mie ayam bakso komplit juga kok jadi mewah banget. Karena apa? karena untuk bikin bakso, pangsit dll harus bikin sendiri. Dulu kan gampang tinggal manggil abang2 yang lewat depan rumah. Begitulah cerita tentang serba-serbi mencari makan dalam arti sesungguhnya di negeri orang 🙂