Rumah – Home – Casa

Abis dengerin randomly mas Buble nyanyi, tau-tau kepikiran nulis tentang rumah. Aaaah mas Buble bikin pengen cepetan pulang. huuukz huuukzzz

Jadi apakah arti rumah? Kalo menurut aku, rumah adalah tempat untuk pulang ke pelukan orang tersayang.. Buka masalah fisik rumahnya tapi fisik dimana orang tersayang berada. Kenapa bisa mengasumsikan arti seperti itu, karena itu adalah pengalamanku sampe sekarang. Begini ceritanya. 🙂

Dari kecil, pekerjaan orang tua yang mengharuskan mereka berpindah-pindah setiap 3-5 tahun sekali. Karena itu kami dulu nggak punya rumah tetap. Karena setiap pindah, selalu sudah disediakan rumah oleh kantor Papa. Sampai akhirnya ketika adek-adek sudah semakin besar dan menentukan untuk kuliah di Jogja, maka sejak itu ditetapkan, ayo bikin rumah di Jogja.

Sebelumnya, aku sudah ngekos dari kelas 3 SMP. Karena waktu itu Papa harus pindah ke Palu dan aku nggak mau ikut, Jadilah resmi pertama kali ngekos waktu itu. Sejak itu, aku sudah mulai kenal yang namanya istilah MUDIK. Tiap libur lebaran atau libur sekolah, aku pasti pulang ke rumah dimana orang tua ku tinggal pada saat itu. Dari SMP kelas 3 sampe SMA kelas 2, aku mudiknya ke Palu. Yaa karena disanalah oranng tua dan adek-adekku tinggal pada saat itu.

Pada saat kuliah S1 kemaren di Salatiga, pas kebetulan Papa pindah ke Madiun, jadi yaa tiap weekend mudiknya ya ke Madiun. Sampe akhirnya, Papa pindah ke Semarang. Mudiknya kemana?? Antara Jogja dan Semarang. Dimana Papah sama Mamah ada pas weekend, disanalah aku pulang. Karena waktu itu rumah Jogja sudah jadi. Jadi Papa sama Mama dan adek2 bisa aja weekend di Semarang atau di Jogja. Oleh karena itu tempat mudikku yang tergantung dimana mereka berada.

Setelah Papa pensiun maka tempat mudik sudah pasti ya di Jogja. Akhirnya punya rumah menetap. Sekarang kalo ditanya mudik kemana? Bisa jawab dengan pasti ke Jogja 🙂

Tapi setelah nikah, pulangnya bisa berati dua tempat juga. Pulang ke pelukan suami atau pulang ke pelukan uyel-uyel Papah sama Mamah. Itulah mengapa yang namanya pulang ke rumah untuk mudik adalah pulang ke fisik pelukan orang tersayang bukan semata ke fisik rumah. Begitulah ceritanyaaaa.

Kalian kalo mudik kemana?

Advertisements

3 thoughts on “Rumah – Home – Casa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s