Birokrasi mengurus legalisir ijazah

Hollaaa helloo… shuuuh shuuuh *tiup-tiup debu*

Sudah lama ternyata tak bersua kemari. Yaah kemarin abis melarikan diri sebentar ke Jakarta. Naah ngerti sendiri disana sinyalnya selalu bikin orang darah tinggi. Jadinya tak pernah buka blog. Jangankan buka, buka twitter aja yang secuil-cuil gitu angot-angotan sinyalnya baaaah.

Salah satu alasan pulang kemaren adalah selain melarikan diri dari udara yang mulai dingin juga sekalian mau legalisir ijazah. kali aja “laku” disini. Kan ceritanya udah bosen di rumah. Jadi mau cari kerjaan gituu.

Proses legalisir ini ternnyata panjaaaaaang dan memakan energi juga ya. Kesabaran juga diuji sekali pemirsah. Apa cuma aku aja yaa? Ya sudahlah mumpung masih fresh di ingatan tentang prosesnya, mari kita berbagi. Siapa tahu ada yang butuh kan ya. Syukur-syukur bisa membantu dan memberi sedikit bayangan tentang gimana prosesnya. Oh iya, legalisir yang dimaksud ini adalah legalisir ijazah dalam negeri (Indonesia) yang akan dipakai untuk keperluan di luar negeri ya. DAn ada 3 departemen yang terlibat di dalam proses legalisir ini.

  1. Departemen yang pertama adalah Diknas. Lokasinya adalah Gedung D kantor Diknas. Alamatnya lupa. Pokoknya letak gedungnya persis dibelakang FX Sudirman. Ntar sesudah sampai sana, bilang aja sama satpamnya “ada keperluan legalisir ijazah Pak.” Setelah itu akan diarahkan untuk naik lift ke lantai 7. Di lantai 7 ini akan ada resepsionis. Naah silahkan berbincang dengan mbak resepsionis ini. Jikalau pertama kali kesana dan belum tau persyaratannya akan dikasi kertas kecil yang isinya persyaratan yang dibutuhkan. Aku tulis disini aja yaaa.
  • Surat permohonan yang bersangkutan ditujukan kepada Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Disertakan juga maksud dan tujuannya untuk keperluan apa.
  • Surat keterangan dari PT (Perguruan Tinggi) bahwa yang bersangkutan benar lulusan PT tersebut. (yang diminta surat aslinya, bukan fotocopyan)
  • Fotocopy ijazah dan transkrip nilai yang sudah dilegalisis oleh PT
  • Print out rekaman akademik dari data EPSBED (alamat website: forlap.dikti.go.id)

Aku waktu itu kecele, nggak tau kalau diminta pritilan surat beginian. Jadilah lari-lari minta tolong sana sini buat bikin surat keterangan itu. Yang sekolah pasca sih Alhamdulillah gampang, lhaa tinggal lurus-lurus ke Atmajaya semanggi. Lhaa yang Satya Wacana, Salatiga ki piee. AKhirnya minta tolong teman buat bikinin. Booook bikin surat beginian aja lama. Pake acara dilempar sana sini temenku. Udah gitu pake alasan yang tanda tangan tidak ditempat, Sungguhlah bikin emosi ni birokrasi.

Setelah komplit semua surat yang dibutuhkan, Balik lagi ke Diknas ini. Jikalau si Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan ini ada di tempat, maka proses legalisir ini bisa ditunggu. Jikalau tidak ada silahkan menunggu sampai beliau ada. Bisa 1,2,3 hari atau lebih. Kemarin sih karena aku pakai acara ngeyel butuh cepat karena harus balik lagi ke Italia, jadi 1 hari kerja selesai. Ada perwakilan yang bisa dimintai tanda tangannya. Alhamdulillaaaah selesai lah proses pertama. Simpan energi untuk proses berikutnya yaaa. Oh iya lupa, kalau yang di Diknas ini, proses legalisir ini GRATIS. ย SI mbak resepsionis juga sangatlah helpful. Bisa tinggal no hp dan akan dihubungi jika dokumen sudah selesai. Maksimal 3 copy yang bisa dilegalisir disini yaa.

PS: pas kesana jangan pakai sandal yaa ntar nggak boleh masuk sama pak satpamnya

2. Selanjutnya, dengan membawa dokumen yang sudah dilegalisir dari Diknas silahkan langsung menyambangi Kemenkumham di jalan Rasuna Said (Seberangnya Plaza Festival). Tanya aja dimanakah gedung layanan umum (AHU). Oh yaa, daripada ntar bolak balik dan capek ngos-ngosan. Sebelum ambil nomer antrian, siapin dulu kertas yang mau dilegalisir, Kemudian difotocopy masing-masing 1 lembar (utk arsip mereka katanya), siapkan map warna apa aja, dan juga materai yang jumlahnya sesuai dengan berapa lembar dokumen yang aka dilegalisir. Oh iyaa siapin juga fotocopy KTP 1 lembar. Kalau sudah, minta nomor antrian untuk bagian legalisir. Setelah nomor dipanggil, serahkan aja tadi map beserta isinya. Ntar disana, kalian akan diminta isi form surat permohonan. Udah deh. Akan dikasi tanda terima sama kasirnya. Dan suruh bayar ke bank BNI yang lokasinya sebelahan sama loket penerimaan legalisir tersebut. Per lembarnya aka dikenakan biaya 30.000 Rupiah. Berapa lama disini biasanya adalah 4 hari kerja.

3. Setelah selesai dari Kemenkumham, silankan lanjut ke DEPLU di daerah Pejambon. Disana carilah gedung yang melayani pelayanan umum. Ntar ditunjukin sama pak satpamnya kok. Disini prosesnya kurang lebih sama seperti yang di Kemenkumham. Ke loket, serahin form surat permohonan yang sudah disediakan oleh mereka, kasi aja fotocopyan yang sudah dilegalisir dari kemenkumham plus fotocopyannya lagi, map, materai dan fotocopy KTP. Udah deh. Disini biasanya 2 hari kerja. Kalau mau ngeyel bisa 1 hari kerja, pantengin aja terus disana sampe si Mbak/Masnya BT. iyu aku sih kemaren. Hehehe. Oh yaa mbak yang di Deplu tidaklah komunikatif. Huuuuuft, bikin emosi laah pokoknya. Ditanyain cuma angguk-angguk dan geleng-geleng. Bzzzzzzz banget deeh. Oh iyaa, disini biaya per lembarnya 10.000 rupiah.

Naah kalau sudah jadi niih semua, silahkan ke Kedutaan masing-masing untuk menanyakan rekomendasi siapakah translator yang kira-kira cocok. Aku kemaren ke Kedutaan Italia, di jalan Diponegoro. Disana ada yang namanya Uni-Italia. Disanalah dikerjainnya. Atau biasanya akan juga diarahkan ke Istituto Italiano di Cultura (IIC) juga. Yaaah tergantung kepentingannya seperti apa. Kalau yang untuk sekolah lagi biasanya di IIC. Kalau hanya dokumen kerja di Uni-Italia juga bisa dengan Ilaria Gallo namanya.

Jadi begitulah seluk beluk proses legalisir ijazah. Siapkan hati dan mental yaa manteman sekalian. Yang namanya birokrasi yaa gitu itu. Ribet dan lama. Kenapa prosesnya lama, karena alasannya di setiap tempat dan departemen itu sama “Maaf mbak, yang tanda tangan orangnya lagi nggak di tempat” Huuuuft. Sampe mikir dari sekian banyak PNS yang (entah beneran) bekerja itu, kenapa sih nggak siapin satu orang di balik loket yang tugasnya tanda tangan. Kan bisa cepat selesai. Ada ajaaaa alasannya. Bagi yang mau berusrusan dengan legalisir ini, Selamat Berjuang kawan!!

Advertisements

26 thoughts on “Birokrasi mengurus legalisir ijazah

  1. hello,,yg abis plg kampung,,mana oleh2nya?! *nagih* ๐Ÿ˜€
    legalisasinya dh kelar semua ya?punyaku juga sementara menyusul loh,ntah lah udah nyampe mana tu dokumen soalnya q minta tolong temen disana yg ngurusin,hehe

    eh jadinya di tramslate di IIC atau di uni italia?prosesnya brp lama?biayanya berapa anggi?

  2. Hallooo juga. Oleh2nya pilek niih -___-

    Naah ini, kalo yang untuk kerja bisa ke Ilaria di uni italia itu. Kalau untuk sekolah, mereka sekarang minta surat bahwa kamu sudah keterima di sekolah disini. Baru mereka kasi terjemahan yg untuk sekolah. Karena isinya beda. Kalau yang untuk sekolah, ada value tertentu yang diterjemahkan. Kalau yg untuk sekolah ini bisa ke IIC.

    Biaya terjemahan utk yg kerja sekitar 100.000 / lembar. Yang utk sekolah nggak tau, katanya lbh mahal. Proses terjemahannya tergantung dr translatornya.

  3. Anggi aku bacanya juga mumet deh, ribet banget yaaa padahal kalau semua tersistem pasti gak bakal ada acara lempar2an. Tapi sekarang udah lega kan yaa udah beres tinggal hunting job ajaa deh.. Sukses ya Nggi semoga lancar urusanya. :*

  4. Lho anggi segala macam ijazah kuliah perlu dilegalisir sampai ke kementrian2 kayak dokumen2 nikah segala ya buat kerja dan atau kuliah? kirain bisa langsung buat ngelamar disana selama ada versi bahasa inggrisnya dari Kampus. Maksudku, legalisir dari kampus ga cukup ya? Aku pernah lihat di video les ku, kalo di Belanda Ijazah didaftarin di lembaga buat disetarakan dengan pendidikan disana. Wah, musti browsing2 nih sebelum berangkat

  5. anggi, kok aku gak ribet ya disini? cuma bawa ijazah yang udah di legalisir dan sudah di translate inggris (untungnya dr kampus emang ada 2 versi, indo sama inggris) trus udah bawa aja ke institusi di belanda yg bakal menimbang setara apakah di belanda ini pendidikan ku di indo dulu. ini duluuu sih pas tahun 2007 pas mau ngelanjutin ke Uni disini. Anyway, semoga sukses yaaa!

  6. Mbak ak aja yg baca lika liku ngurusnya aja mumet aplg yg nglakoninya ya. Panjang bingits.Haha

    Moga2 cita2 terkabul. Moga2 hobi bikin aksesoris ttp jalan *modus* hihihi

    Moga2 ak bisa mendatangimu di genoa sana mba *tambah modus* hohoho

  7. Ngelakoninya ncen suwiiii.. Amiiin amiiin.. Semoga dapat kerjaan yg sesuai yaa.. Kalo bikin aksesoris siih masih. Disambi masak juga lhaa tangane gatel.:p

    Ayoo marani aku disini.. Ntar ke cinque terre kita, bisa naik kereta dari Genova.. Yuuuuuk *manas-manasin ben gek ndang teko mrene*:p

  8. Salam kenal, Mbak. Oalah, kuliah sarjana di satya wacana tho, celak karo daleme mbah ku (orang tua bokap) di Jl. Kartini, Salatiga. Semoga perjuangan legalisirnya bisa segera dapet kerja yg diinginkan ya. Amiinn.

  9. Halo Mba Anggi!

    Aku kebetulan pernah kuliah S1 di UII Ygy tpi blum sempat selesai dan memutuskan minta surat keterangan pindah kampus karna akhirnya menetap di Spanyol,dan sekarang mau lanjut sekolah di Spanyol.

    Untuk proses legalisir ijazah sekolah (SMA) apa perlu pergi ke 3 kementrian tsb ?? Atau aku bisa minta surat keterangan pernah kuliah di kampus tsb ?? Karena info dari tmn2 ku yg tahun 2014 lanjut S2 di inggris dan Belanda mereka hanya minta terjemahan dari kmpus mereka masing2 ,ga pergi ke kementrian2 itu.
    Mohon infonya mba.

    • Hai mas Andre, waduh maaf saya kurang tahu kalo masalah itu. Saya rasa itu tergantung kebijakan masing-masing universitas tempat Anda akan kuliah, apakah mereka mau ijazah SMA atau surat keterangan itu. Setiap negara dan universitas punya kebijakan masing-masing soalnya. Mungkin bisa langsung ditanyakan ke pihak universitas atau kedutaan mas. ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s