Everlasting Love


Everlasting love

16 May 2017

Edinburgh – Scotland 
Mencintai disaat kita masih sehat, muda, kuat itu mudah. 
Namun disaat kita nanti sudah menua, ketika yg satu sakit, pipis atau poop di celana, pelupa, lelet ngerjain sesuatu apakah sayang kita masih akan sama? Masihkah kita bisa saling menertawai kelucuan kebodohan masing2 daripada saling menyalahkan? 
Our parents give us very good example of love. Hari ini kami tersadar. Suatu saat kami akan seperti mereka. Menjadi renta, lemah, keriput, tua. Namun mereka memberikan contoh bahwa disaat menua pun pelukan menjadi semakin hangat, genggaman tangan pun menjadi semakin erat. Semoga kami bisa saling menjaga hati kami masing2. Bisa saling menguatkan. Saling menertawakan. 
Menggendut bersama, mengurus bersama, menua bersama dan tetap saling menggenggam erat tangan melangkah ke depan hingga Yang Kuasa memanggil kami. 
Amin Ya Rabbal Alamin.. ❤️❤️❤️

Advertisements

2 thoughts on “Everlasting Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s