Short trip kopdaran di Berlin

 

Bertemu di dunia nyata dengan teman yang selama ini hanya ngobrol di dunia maya bikin aku excited. Suatu hari mbak Beth muncul di grup @uploadkompakan dengan ide ada nggak yang mau nemenin nonton konser Sting. Aku sih karena bukan penggemar Sting jadi ya nggak nyaut di grup. Begitu muncul ide untuk kopdaran di Berlin, tuing-tuing ow ow ikutan aaaah. Setelah minta ijin suami sambil kedip-kedip kasi kode “Sayang, may I have girlstrip in Berlin around beginning of August? This trip is ladies only. Boleh yah yah yah yah” colek dagu :p Pak suami pun “lhaaa ya mbok dari dulu gitu lho jalan-jalan sendiri gitu. Aku udah pernah ke Berlin motoran jadi ya nggak papa kamu pergi sendiri” Aseeeeek lampu hijau sudah ditangan.

Ide ke Berlin ini muncul waktu aku masih di Genova. Jadi setelah kami deal boleh ke Berlin nggak serta merta beli tiket.Karena waktu itu juga berbarengan dengan sepertinya kami akan pindah kota. Jadi aku sama Carlo sepakat udah beli tiketnya ntar aja nunggu kepastian pindah apa nggak. Semakin hari di grup WhatsApp Berlin Ahak-Ahak ini makin rame tentang rencana mau kemana aja dan siapa saja yang mau ikutan. Setelah kami sampai Edinburgh, baru deh berburu cari tiket. Yah namanya beli dadakan ya apalagi pas musim libur gini, semuanya harga sudah naik. Tak apalaaah demi kopdaran sama mbak Beth, mbak Mindy, mbak Dian, mbak Deny, dan Mia apa sih yang nggak. ihiiiiiy..

Beberapa hari sebelum hari keberangkatan ke Berlin sempet ada ketakutan bahwa, duh ntar kalo nggak klik ngobrol gimana ya, kalo jadinya tripnya nggak asik terus aku kon pie, nggak lucu banget ntar kalo sampai garing selama liburan. Apalagi ini pertama kalinya aku ketemu sama mereka. Beberapa dari mereka sebelumnya sudah pernah ketemuan. Sampai hari H, cussss berangkat ke Berlin. Sampe di airport langsung cari taxi menuju hotel Apartemen AMC. (silahkan ke postingan mbak Beth tentang trip Berlin ini kalau mau tau lebih tentang hotelnya). Selama perjalanan masih kepikiran duh ntar gimana ya? Ntar kalo ketauan aku ceriwis terus mereka BT pie ya? hihihihi. Sopir taxi yang bawa aku ke hotel baik banget. Hotelnya kelewatan, aku bilang nggak papa turun sini aja, eeh dia malah puter balik. Supir taxi di Berlin reliable kok ternyata. Turun dari taxi naik ke kamar, ting-tong.. pencet bell sambil deg-degan, kelaperan dan kebelet pipis. Dibukain pintu sama mbak Beth. Sudah ada mbak Deny juga yang lagi cuci piring. Huaaa ketakutanku sirna sudah ternyata kami langsung klik ngobrol. Ngobrol ngalur ngidul ngetan ngulon kabeh. Nggak lama mbak Dian pun datang. Semalaman kami cerita ini itu banyak dan nyambung aja gitu. Dalam hati, Alhamdulillah, this trip is gonna be great.

Hari Pertama

Keesokan harinya sambil nungguin Mia datang kami beberes dan siap-siap buat jalan ke tujuan pertama kami, Menara Teufelsberg. Menara yang dulunya dipakai untuk memata-matai Uni Soviet. Perjalanan kesana kami optimis waah bakalan seru nih. Aku sudah cari informasi tentang tempat itu sebelumnya. Sangat menarik tempatnya. Perjalanan jauh dari stasiun ke menara terbayar dengan pemandangan yang ditawarkan.

DSC01430

Ini dia si menara mata-mata itu.

DSC01433

So cute this pink tower.

Jadi tempat bekas memata-matai Uni Soviet ini dikelola sedemikian rupa hingga jadi tempat yang kece buat foto-foto. Asli deh ini tempat instagram-able banget. Banyak graffiti di seluruh sudut tempat ini. Terlihat seperti rongsokan tapi aslinya kece banget.

IMG_6188

Model kita hari ini, Mia. 🙂

Kami begitu masuk tempat langsung kepikir waah kayaknya kita bakal lama banget ini disini. Menikmati graffiti dan menjadikan semua tempat untuk foto-fotoan hihihi.Dan asli nggak berasa.Karena kita enjoy banget disana. Rekomendasi mbak Beth emang yahud deh. Jempolaaan!

DSC01516

here we go, our photographer 😉

IMG_6195

Mbak Deny lagi menikmati angin semilir 🙂

IMG_6227

Foto dari mbak Deny. Kami udah cocok jadi foto model belum? boleh lhoo kalau butuh model. Silahkan hubungi kami :p

Setelah menghabiskan lebih dari dua jam disana, perut keroncongan, bekal roti sudah habis, persediaan air menipis, maka saatnya kami cabut dari sana. Tujuan selanjutnya kami mau makan di Restoran Nusantara. Mbak Beth sudah ngiming-ngimingi ada es teler, mie bakso, penyetan, dll. Semangat membara kami balik dari sana. Tidak mau mengulangi perjalanan panjang saat mau berangkat, kami akhirnya mengikuti gerombolan depan kami masuk hutan. Mbak Dian yang udah sering hiking memimpin di depan. Mengikuti rombongan depan yang jalannya super cepat. Sempat ragu lhaa kok jalannya makin kecil. Mia dan mbak Deny dengan alas kaki yang tidak mendukung untuk masuk hutan mulai mengalami kesulitan. Aku dalam hati sudah deg-degan. Wadooh ini kalo kesesat nggak lucu banget. Semuanya kelaperan, capek, bekal abis, air juga sisa dikit. Huaaaa piee iki. Tapiiiii tetap doong, dalam keadaan apapun foto itu wajib hukumnya.

IMG_6220

Ini dia si menara mata-mata itu.

IMG_6233

Akhirnya sampai juga kami Restoran Nusantara. Aku udah kepikiran pokoknya mau nambah.Lapernya jangan ditanya deh kayak apa. Begitu duduk semua langsung konsentrasi milih mau makan apa aja. Aku milih soto padang karena emang lagi pengen soto padang udah lama. Pas yo ada gitu disana. Sambil mikir menu berikutnya hahaha Ncen gragas aku. yaaah kan abis laper jalan jauh :p Begitu makanan datang semua khusyuk diem. Ngunyah dengan lahap. Makan makanan Indonesia di luar negeri itu kenapa kenapa rasanya jadi double lebih nikmat. Rencana pesan menu kedua gagal karena dapet hibahan ayam dari mbak Deny, plus makan tempe mendoan yang entah sudah berapa potong. Kenyangnya jangan ditanya deh.

Setelah dari sana kami melanjutkan perjalanan ke Museum Island. Sore mulai mendung. Setelahnya kami akhirnya beristirahat di depan Dom. Rame banget disana tapi paling nggak kami bisa leyeh-leyeh duduk di rumput.

 

 

IMG_6357

Foto dari hp mbak Beth. Walapupun sudah seharian jalan, kami masih keliatan kece ya? :p

Setelah dari sana kami masih melanjutkan perjalanan. Inilah salah satu asiknya summer, matahari tenggelam jam 9, jadi kami masih bisa jalan-jalan sepuasnya. Kali ini kami menuju sekitaran Dom, namanya Hackescher Markt. Tujuannya kesana adalah cari cemilan,ini mau cari gelato. Yah aku kan kangen juga sama gelato. Namun sayang kami nggak nemu dimana gelaterianya. Ternyata setelah diusut mbak Beth, pindah beberapa meter ke depan. Owalaah, gelato bentuk bunga gagal deh disantap. Next time aaah cari. Kami akhirnya melipir ke salah satu lorong. Kata mbak Beth disitu ada bioskop. Kami masuk lorong itu waaaah keren banget. Berlin ini emang kota penuh graffiti yah dan bagus-bagus banget gitu.

IMG_6306

Foto graffiti lainnya silahkan mlipir ke Instagram aku yaa @anggiangguni. (Maap promo terselubung :p)

Nggak kesampaian makan gelato bunga tetep dong misi makan gelato harus terlaksana. Lihat di dekat stasiun ada gelateria dan restoran. Langsung deh kita duduk.

IMG_6316

Gelato Pistacchio my love. Satunya lagi aku lupa rasa apa. Cookies kalau nggak salah. 

 

Hari kedua

Hari kedua ini kami nggak bareng terus. Pagi-pagi Aku, mbak Dian dan Mbak Deny sudah siap untuk ikutan Free Walking Tour. Ini sangat menarik.Kami menjelajahi spot-spot bersejarah di Berlin. Info lebih lanjut silahkan google banyak kok informasi tentang ini. Ini sangat direkomendasikan kalau kalian ke Berlin. Terima kasih buat mbak Deny yang sudah booked Free Walking Tour ini buat aku sama mbak Dian. I was so happy. Insiden kaki sakit karena harus jalan cepat ngikutin grup mah jadi lupa.

Selanjutnya kami janjian sama mbak Mindy dan mbak Beth yang sudah menunggu kami di warung Indonesia namanya Mabuhay. Ini highlight banget buat hari kedua. Makan makanan Indonesia yang cita rasanya rumahan banget. Ya ampun nggak nyangka banget bisa makan enak dan murah pula di Berlin. Foto dan cerita selengkapnya ada di postingan mbak Deny. Asli deh ini Mabuhay enaknya banget nget nget. Kami berlima sampai pesan 8 porsi nasi saking enaknya lauk jadi nambah nasi mulu. Kalau kalian di Berlin dan kangen makanan Indonesia yang enak dan murah Mabuhay ini boleh banget lho dicoba.

Liat nih mbak Deny sama mbak Beth sampai rebutan makanan :p Rebutan ngerokoti kepala sama buntut ikan hahahaha. Urusan perut emang yah hahahaha

 

Setelah ini kami melanjutkan perjalanan ke Reichstag Building. Waaaah gedung ini megah banget ya. Luar biasa. Sayang sekali kami kehabisan tiket masuk ke dalam hari itu. Karena harus booking online jauh-jauh hari sebelumnya. Tapi foto di depannya aja kami udah seneng kok.

DSC01660

Kami sangat beruntung hari itu cuaca sangatlah bagus.Matahari gonjreng deh pokoknya.

DSC01655

Ini entah mereka lagi ngomongin bisnis apa, bisnis kerupuk kali ya? Hahaha

Setelah dari sini kami misah karena mbak mindy harus balik dan mbak Beth harus segera bersiap mau nonton konser Sting. Aku, mbak Deny dan mbak Dian masih lanjut keliling. Rencana selanjutnya adalah boat tour. Aaaaah aku suka nih boat tour. Naik kapal sambil lihat kiri-kanan. Lumayan lah dengan duduk manis di kapal kami bisa dapet spot foto-foto tempat di Berlin. Harga boat tour ini beda-beda. Kami kalau tidak salah dapat harga 15Euro dengan durasi 1 jam. Kena semilir angin, liat tempat-tempat bersejarah di Berlin, aaah 1 jam rasanya kurang banget.

Setelah selesai boat tour kami mau duduk di cafe-cafe pinggir sungai sambil menikmati sore. Jalanlah kami menyusuri sungai dan berhenti sebentar di sebuah jembatan yang katanya embatan paling ok disana.

DSC01844

Nggak dapat tempat yang ok dengan harga sesuai dompet di pinggir sungai kami akhirnya mlipir ke daerah yang dekat stasiun. Sampailah kami di tempat yang namanya Peter Pane. Dari luar keliatan asik nih. Rencananya kami pengen ngemil aja. Eeeh nemu deh cocktail tanpa alkohol dan dapat 1 porsi burger juga. Jadinya malah kami nangkring disana. Cerita macam-macam.

DSC01867

Mbak Dian bingung milih mau makan dan minum apa. 🙂

IMG_6437

Nggak terasa kami ngobrol lama banget disana. Hampir 3 jam kami duduk disana. Tiba-tiba aja gitu udah mau jam 9. Emang ya waktu nggak berasa banget kalau kita enjoy dengan orang-orang yang nyambung kalau ngobrol. 🙂

Akhirnya kami memutuskan untuk balik ke hotel sambil nungguin mbak Beth yang balik dari konser Sting.

I’m so happy dengan keputusan pergi ke Berlin ini. Teman yang menyenangkan, kota yang cantik, makanan yang memuaskan, cuaca yang juga selalu bagus. I feel blessed. Kami saking senangnya langsung bikin rencana lagi yook bikin next trip. It’s a must. tujuannya kemana, kami belum tahu. tapi kami tahu bahwa kami akan ketemu lagi suatu saat di tempat yang berbeda.

Terima kasih buat mbak Beth, Mbak Dian, Mbak Mindy, Mbak Deny, dan Mia yang bikin perjalanan ke Berlin ini sangat berkesan. Terima kasih atas kehangatannya. Terima kasih untuk ceritanya yang sangat menginspirasi. Terima kasih untuk semangatnya berjuang di negara orang.

Sampai bertemu di perjalanan selanjutnya yaaa 🙂 Mungkin dengan tambahan personil supaya lebih rame. The more the merrier kan yaa?

IMG_6486

Captured by Mbak Dian

 

Advertisements

3 thoughts on “Short trip kopdaran di Berlin

  1. Iya ih Anggi ceriwis bikin bete hihi… Enggaklah! Wong kita ceriwis semua😂 Kesan pertama ketemu Anggi, sama spt kata Deny; suaranya ngebass dan wajahnya muluuus bener😍

  2. Baca ini aku jadi kangen makan burger vegetarian itu lagi Nggi sama coktailnya haha. Semoga lain waktu kita bisa lan jalan lagi yaa. Ke Belanda Nggi, toko asia yg deket rumah dan terbesar se Belanda sudah dibuka, jangan lupa bawa koper kosong haha!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s